29 January 2012

Diet Minggu ke-7 dan ke-8 : Tepar

Dua minggu ini kesehatan saya agak terganggu, bahkan semua orang di rumah juga mengalaminya. Semuanya kena demam, batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan. Bahkan, saya sempat tidak masuk kantor karenanya.

Alhamdulillah, sekarang sudah mulai membaik. Meskipun kadang masih batuk. Tadi pagi ukur berat badan dan jarum timbangan menunjukkan angka 95 kg. Berarti turun lagi 1 kg dalam dua minggu ini. Bisa dikatakan angka 95 meruapakan angka keramat sepanjang program diet saya. Tahun lalu, setahun lebih berkutat di angka ini. Terakhir malah sempat lewat 3 kg. Saya berharap bisa tetap konsisten turun dan melewati angka 95.

Tadi pagi sempat sepedaan hingga ke BSD, lumayan sampai 19 km dan menghanguskan kalori sekitar 800an kkal. Meskipun pulangnya gempor, tapi tak apalah... yang penting bisa bakar kalori.

16 January 2012

Diet Minggu ke-6 : Godaan Kala Hujan

Hujan dan libur adalah tantang berat bagi saya, karena hujan berarti dingin. Dan dingin selalu membuat ingin makan dan makan lagi. Untungnya, istri saya sudah mengisi kulkas dengan berbagai jenis buah. Ada jeruk, semangka, pir, apel, dan pisang. Jadilah saya Sabtu dan Minggu ngemil aneka jenis buah-buahan.

Alhamdulillah, seminggu saya lewati dengan hasil yang lumayan. Tadi pagi saya nimbang, jarum timbangan menunjukkan angka 96 kg. Artinya menyusut lagi 1 kg dari minggu lalu. Semangaaattt....!!!

10 January 2012

Diet Minggu ke-5 : Seminggu Turun Sekilo

Minggu pagi saya nimbang berat badan dan cukup senang karena jarum timbangan menunjukkan 97 kg. Itu berarti turun sekilo dari terakhir saya timbang yaitu 98 kg. Tapi, benarkah demikian? Jangan-jangan faktor kalibrasi timbangan aja... :) Malamnya, ketika ada keperluan ke apotik depan komplek, saya timbang lagi. Dan memang benar angkanya 97 kg. Wow...!!!

Rupanya tidak sia-sia usaha saya untuk tidak makan nasi di malam hari, hanya buah saja. Mudah-mudahan bisa lanjut teruuuussss.....

02 January 2012

Diet Minggu ke-4 : Komitmen Baru

Hancuuuurrr... hancur. Gimana tidak, bukannya turun malah naik 3 kg dalam waktu kurang sebulan. Dari 95 kg menjadi 98 kg. Tapi kalau melihat gaya makan saya seminggu terakhir, ya wajarlah. Penambahan itu saya yakin datang saat-saat libur seminggu terakhir. Program sudah oke sebenarnya, disiplinnya payah. Tidak konsisten.

Memanfaatkan momen tahun baru, saya ingin membuat komitmen baru.
Berat awal = 98 kg
Target turun = 0.5 kg per minggu. Dengan sisa 48 minggu berarti target totalnya = 24 kg.
Berat akhir = 98 kg - 24 kg = 74 kg.

Pola makan hasil konsultasi dari dokter ahli gizi sudah ada, jadwal olahraga, keanggotaan fitness, semuanya sudah ada. Tinggal pelaksanaan aja secara konsisten. Semoga...

27 December 2011

Diet Minggu ke-3 : Hari Libur yang Babak Belur

Benar juga kata orang-orang kalau hari libur adalah musuhnya orang diet. Bagaimana tidak, malamnya tidur larut nonton film ditemani aneka macam cemilan. Paginya bangun kesiangan, olahraganya lewat deh. Habis itu, istri belanja ke pasar belanja aneka jenis makanan. Menjelang siang, masakan di atas meja makan pun berpindah tempat. Ludessss...

Malamnya kejadian serupa berulang, begitu seterusnya hingga kerja lagi. Tiga hari libur benar-benar bikin babak belur.

19 December 2011

Diet Minggu ke-2 : Jauh Panggang dari Api

Minggu ke-2 benar-benar kacau. Gaya makannya kembali berantakan, gara-gara merasa rajin olahraga. Hasilnya, celana rasanya mulai ketat lagi. Karena paginya fitness, mulai sarapan hingga makan malam jumlah kalorinya melebihi yang seharusnya.

Hal lain yang bikin kacau adalah jadwal kereta pulang. Seringnya KRL telat membuat jam tiba di rumah kadang molor hingga satu jam. Dengan alasan capek, maka lewatlah beberapa piring sebelum tidur.

Penyakit lama sebenarnya, tapi masih sering saja kambuh. Mudah-mudahan minggu ini lebih baik.

12 December 2011

Diet Minggu ke-1 : Perjuangan Berat

Meskipun sudah sering saya lakukan, yang namanya sempat berhenti terus memulai lagi tetap saja butuh perjuangan. Perjuangan untuk melakukan sesuai aturan lagi. Tapi lumayanlah, sudah mulai kembali ke jalan yang benar... hehehe...

Kata dokter ahli gizi klinik tempat saya konsultasi, jangan sekali-kali melewatkan waktu makan. Namun, jumlahnya dikontrol, total seharian tidak boleh melebihi 2000 kkal. Jika di sela-sela waktu makan boleh makan snack, misalnya cracker tanpa rasa maksimal 3 buah atau buah-buahan beberapa potong.